Sabtu, 22 Desember 2012

HAK PREROGATIF PRESIDEN



GRASI, AMNESTI, ABOLISI dan REHABILITASI

Berdasarkan Pasal 14 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Presiden Republik Indonesia berhak untuk memberikan grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung (Pasal 1), serta memberikan amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 2).

Lalu apa yang dimaksud dengan GRASI, AMNESTI, ABOLISI dan REHABILITASI itu?

1. GRASI
Dalam arti sempit berarti merupakan tindakan meniadakan hukuman yang telah diputuskan oleh hakim. Dengan kata lain, Presiden berhak untuk meniadakan hukuman yang telah dijatuhkan oleh hakim kepada seseorang.

2. AMNESTI 

Merupakan suatu pernyataan terhadap orang banyak yang terlibat dalam suatu tindak pidana untuk meniadakan suatu akibat hukum pidana yang timbul dari tindak pidana tersebut. Amnesti ini diberikan kepada orang-orang yang sudah ataupun yang belum dijatuhi hukuman, yang sudah ataupun yang belum diadakan pengusutan atau pemeriksaan terhadap tindak pidana tersebut. Amnesti agak berbeda dengan grasi, abolisi atau rehabilitasi karena amnesti ditujukan kepada orang banyak. Pemberian amnesti yang pernah diberikan oleh suatu negara diberikan terhadap delik yang bersifat politik seperti pemberontakan atau suatu pemogokan kaum buruh yang membawa akibat luas terhadap kepentingan negara.

3. ABOLISI 

Merupakan suatu keputusan untuk menghentikan pengusutan dan pemeriksaan suatu perkara, dimana pengadilan belum menjatuhkan keputusan terhadap perkara tersebut. Seorang presiden memberikan abolisi dengan pertimbangan demi alasan umum mengingat perkara yang menyangkut para tersangka tersebut terkait dengan kepentingan negara yang tidak bisa dikorbankan oleh keputusan pengadilan.

4. REHABILITASI 

Rehabilitasi merupakan suatu tindakan Presiden dalam rangka mengembalikan hak seseorang yang telah hilang karena suatu keputusan hakim yang ternyata dalam waktu berikutnya terbukti bahwa kesalahan yang telah dilakukan seorang tersangka tidak seberapa dibandingkan dengan perkiraan semula atau bahkan ia ternyata tidak bersalah sama sekali. Fokus rehabilitasi ini terletak pada nilai kehormatan yang diperoleh kembali dan hal ini tidak tergantung kepada Undang-undang tetapi pada pandangan masyarakat sekitarnya

IBU

Disetiap sujudmu ku yakin terhembus satu untaikan kata
Disetiap tetes keringatmu mengaliran butiran perjuangan
Tak kenal letih, menantang waktu
Demi satu kebahagian, kesuksesan buah hati mu

Mensia-siakan waktu demi kepuasaan
Lupa diri hanya demi kesenangan
Letihmu kubalas dengan kefoya-foyahan
Cucuran keringat mu bersandingan dengan kebohongan

MENYESAL ........
Menjadi kawan kesedihan
Awan langit hitam menutup keberkahan
Maaf ....
Maafkan aku anakmu IBU..
Ampuni segala kekhilafan ku
Ridhomu ridho ILAHI rabbi...


selamat hari ibu mama...
you're more than everything..



Terima Kasih ' I LOVE YOU '




Ya, ini cerita ku. Tidak bermaksud alay lebay hanya sedikit berbagi. Nama ku Anissa mahasiswi semster 5 sebuah perguruan tinggi negeri di palembang.
Pagi itu benar-benar dikejar waktu sebelum menuju kampus ku nun jauh disana aku harus mengambil barang orderan customer ku (mencoba dunia perbisnisan) :D ..
Jam pergelangan tanganku telah menunjukan pukul 07.30 dan aku masih setia menunggu sosok mesin penggerak tua yang juga selelu setia meghantarkanku menuju ke masa depanku.
-----“-----
Harap-harap cemas namun tetap santai disepanjang perjalanan menuju kampus, soalnya si dosen pengasuh mata kuliah sering datang tidak tepat waktu *upss...
Akhirnya tiba diruangan yang berukuran  4x4m dan hampir semua teman-teman sudah hadir namun tidak dengan si dosen..
(amiiin....)
ambil posisi strategis dibelakang,buka tas
dan menambil sosok best freind ‘my blackberry’ hahaha....
Kugenggam hp kesayanganku itu lalu membuka menu menuju instant messaging klik ‘blackberry messangger’ tiba-tiba lansung deh inget pacar.. ^-^
Obrolan
me       : PING !!!
              I Love you
He        : apaan sih! (jawabnya ketus)
Me       : J ya sudah klo nggak boleh
He        : kenapa sih .? (tanya nya kembali dengan ketus)
Me       : kenapa apanya?
He        : itu datang-datang nggak jelas!!!

(dan akhirnya aku menarik kesimpulan kalo dia nggak suka deh sama kata-kata ‘i love you’ tadi. KECEWA)
Satu menit kemudian aku buat Personal Message “ dari hal kecil aja kamu udah nggk menghargai aku” seperti itulah kira-kira isinya...
Tak disangka tak dinyana, inilah awal dari ketragisan yang ulala cetar membahana badai itu.!!!!!!!!!
Ting ... (HP ku berbunyi, cepat-cepat lansung ku buka)
He        : teruslah buad PM gitu.!
              Apa sih maksudnya gak menghargai!
              Carilah yang selalu menghargai
              carilah yang selalu ada buat kamu
              Yang selalu bisa diajak gimana-gimana
              “AKU MUNDUR”
             Makasih udah sayang sama aku selama ini
             Makasih uga udah bisa akrab sam keluarga aku.!!!
(sontak aku terdiam, merenung,kaku membisu)

Maksud dari PM itu dibuat supaya dia negrti. Ini kok malah balik menyerang aku dan seolah-olah dalam hubungan ini aku yang banyak menuntut !! *sejenak berpikir*
Dengan sadar dan ihklas ku jawab message nya dengan kalimat yang singkat.
Me       : kalo itu memamng mau nya yasudah.
He        : (dengan cepat balasan diterima) ia memang itu kan maunya. Aku bener-bener Luat kalo             dikit-dikit mau dijadiin PM.!!
Me       : ysdh, memag aku yang salah (jawabku pasrah)
He        : nggak usah lebay deh jadi orang .!!

(makin terdiam dan nggak nyagka kalo orang yang benar-benar di sayang tega berbicara sekasar itu)
Semakin banyak pembicaraan yang menyakitkan hati terlontar dari bibir pedasnya...
Singkatnya aku pun membalas message ..
Me       : ok, semoga kamu menumukan kebahagianmu
He        : nggak kok tadi Cuma mau marah sedikit aja :D

(kamu nggak sadar kalo kata-kata kamu itu benar-benar sudah menyakiti hati aku, dan nggak semudah apa yang kamu ucapankan “Cuma pingin marah sedikit” untuk menghapus luka dari tajamnya kata-katamu itu. Sulit untuk memaafkan kamu sekian lama hal yang senada terjadi namun kesabaran ku mampu menghapus segala kesalahan dan kekhilafan mu)
1 jam setelah kejadian itu nampaknya tidak ada rasa bersalah karena tidak ada satu  kata permohonan maaf lewat apapun dari kamu, dan mungkin kamu malah menggangpanya tidak pernah terjadi. Namun tidak bagiku bertahun-tahun mengalah dan saat inilah aku berkata “AKU MENYERAH” dan terima kasih ‘ I LOVE YOU’ karena kamu telah membuka mata, hati dan pikiranku setelah bertahun-tahun lamanya ....

-------‘’-------




NB : obrolan diterjemah dari bahasa palembang.